JURNAL EKONOMI DAN BISNIS DIGITAL (EKOBIL) https://jurnal.smartindo.org/index.php/ekobil <p><strong><img src="https://jurnal.smartindo.org/public/site/images/smartindo/logo-jurnal-ekobil.png" alt="" width="1404" height="345" />Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital (EKOBIL), </strong>with registered number <strong><a title="ISSN EKOBIL" href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2962-9136" target="_blank" rel="noopener">ISSN 2962-9136</a></strong> (Online) is a peer-reviewed journal published three times a year (January-April, May-August, and September-December) by Smart Training Indonesia. EKOBIL is intended to be the journal for publishing articles reporting the results of research and review article. The EKOBIL invites manuscripts in the various topics include, but not limited to, functional areas of Financial Management, Human Resources Management, Strategy Management, and Marketing Management, and digital management</p> en-US ekobil@smartindo.org (Auliya Rosiana, SE.,MM.) ekobil@smartindo.org (Nanda) Thu, 30 Apr 2026 00:00:00 +0000 OJS 3.3.0.11 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pendidikan dan Pengangguran Tehadap Ketimpangan Pendapatan di Jawa Barat Tahun 2020-2024 https://jurnal.smartindo.org/index.php/ekobil/article/view/382 <p>Ketimpangan pendapatan merupakan salah satu permasalahan utama dalam pembangunan ekonomi daerah, terutama pada wilayah dengan karakteristik ekonomi yang beragam. Provinsi Jawa Barat sebagai salah satu provinsi dengan kontribusi ekonomi terbesar dan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia masih menghadapi ketimpangan pendapatan antarwilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan pengangguran terhadap ketimpangan pendapatan di Provinsi Jawa Barat selama periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel yang mencakup 27 kabupaten/kota. Data diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan dianalisis menggunakan regresi data panel dengan Fixed Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan pengangguran tidak berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Namun demikian, secara simultan ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa ketimpangan pendapatan di Provinsi Jawa Barat merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh interaksi berbagai faktor ekonomi dan sosial. Oleh karena itu, upaya pengurangan ketimpangan pendapatan memerlukan kebijakan pembangunan yang terintegrasi dan berorientasi pada pemerataan wilayah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penciptaan lapangan kerja yang inklusif.</p> Agnes Nova Apprilia, Risdiana Himmati Copyright (c) 2026 JURNAL EKONOMI DAN BISNIS DIGITAL (EKOBIL) http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://jurnal.smartindo.org/index.php/ekobil/article/view/382 Thu, 30 Apr 2026 00:00:00 +0000 Pengaruh Fear of Missing Out (FOMO) Terhadap Keputusan Pembelian Produk New Balance (Studi pada Generasi Z Pengguna Media Sosial di Indonesia) https://jurnal.smartindo.org/index.php/ekobil/article/view/395 <p>Perkembangan media sosial telah membawa perubahan signifikan dalam perilaku konsumsi Generasi Z, khususnya pada produk fashion yang memiliki nilai simbolik dan identitas sosial. Paparan tren yang masif melalui konten viral dan influencer memunculkan fenomena psikologis Fear of Missing Out (FOMO), yaitu perasaan takut tertinggal secara sosial apabila tidak mengikuti tren yang sedang berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FOMO) terhadap keputusan pembelian produk fashion sepatu New Balance pada Generasi Z di era media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap Generasi Z berusia 17–28 tahun yang berdomisili di Indonesia dan aktif menggunakan media sosial. Instrumen penelitian telah terbukti valid dan reliabel, serta model regresi memenuhi asumsi normalitas dan bebas dari heteroskedastisitas, sehingga hasil analisis dapat dipercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fear of Missing Out (FOMO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepatu New Balance pada Generasi Z. Meskipun demikian, hubungan antara FOMO dan keputusan pembelian tidak sepenuhnya bersifat linear, yang mengindikasikan adanya pengaruh faktor lain di luar FOMO. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa FOMO mampu menjelaskan sebagian variasi keputusan pembelian, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti citra merek, harga, kualitas produk, gaya hidup, dan pengaruh sosial. Dengan demikian, FOMO merupakan faktor psikologis yang penting, namun bukan satu-satunya, dalam memengaruhi keputusan pembelian sepatu New Balance pada Generasi Z di era digital.</p> Merdika Lestari Copyright (c) 2026 JURNAL EKONOMI DAN BISNIS DIGITAL (EKOBIL) http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://jurnal.smartindo.org/index.php/ekobil/article/view/395 Thu, 30 Apr 2026 00:00:00 +0000 Implementasi Program Kampung Kue Dalam Penyerapan Tenaga Kerja di Kecamatan Rungkut, Surabaya https://jurnal.smartindo.org/index.php/ekobil/article/view/425 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Kampung Kue dalam penyerapan tenaga kerja lokal di Kecamatan Rungkut, Surabaya. Program ini merupakan bentuk pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat yang lahir dari kondisi krisis ekonomi pasca-PHK massal, dengan menggerakkan ibu-ibu rumah tangga melalui usaha produksi kue skala UMKM. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengacu pada teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap enam informan, observasi lapangan, dan dokumentasi pada bulan April 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Kampung Kue telah berjalan cukup baik ditinjau dari keenam variabel: standar dan tujuan program telah terdefinisi jelas, komunikasi antar organisasi berjalan baik melalui pembinaan Disperdagin dan forum paguyuban, karakteristik dan disposisi pelaksana sangat positif dan adaptif, serta program terbukti mampu menyerap hampir seluruh warga kawasan melalui 63 paguyuban aktif. Namun demikian, keterbatasan modal dan kenaikan harga bahan baku menjadi hambatan utama dalam memperluas kapasitas produksi dan penyerapan tenaga kerja tambahan. Program ini memberikan kontribusi nyata terhadap stabilitas ekonomi rumah tangga dan sejalan dengan SDGs Poin 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.</p> Muhammad sifak Nurhidayatullah, Muhammad Fauzzul Adhim, Vella Elfanny Meisyacharis, Aisyah Lailatul Isnaini , Alisya Regitta Cahyani Copyright (c) 2026 JURNAL EKONOMI DAN BISNIS DIGITAL (EKOBIL) http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://jurnal.smartindo.org/index.php/ekobil/article/view/425 Thu, 30 Apr 2026 00:00:00 +0000 Strategi Pengelolaan Keuangan Generasi Z dalam Mencapai Financial Well-Being: Peran Self-Control dan Financial Technology https://jurnal.smartindo.org/index.php/ekobil/article/view/412 <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh self-control dan financial technology terhadap financial well-being Generasi Z di Indonesia. Penelitian dilakukan terhadap 101 responden Generasi Z di Indonesia yang merupakan pengguna teknologi keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linear berganda yang disertai dengan uji parsial (uji t) serta uji simultan (uji F). Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan SPSS. Hasil uji t (parsial) menunjukkan bahwa self- control berpengaruh signifikan terhadap financial well-being dengan nilai t hitung &gt; t tabel (2.404 &gt; 1.98422) dan nilai signifikansi 0,018 &lt; 0,05. Financial technology juga berpengaruh signifikan dengan nilai t hitung &gt; t tabel (4.345 &gt; 1.98422) dan signifikansi 0,000 &lt; 0,05. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap financial well-being dengan nilai F hitung &gt; F tabel (14.017 &gt; 3,09). Besarnya kontribusi variabel self-control dan financial technology terhadap financial well-being adalah sebesar 22,2%, sedangkan sisanya sebesar 77,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini. Hal ini membuktikan bahwa tingkat pengendalian diri yang lebih tinggi dan pemanfaatan teknologi keuangan yang efektif dapat meningkatkan kesejahteraan finansial Generasi Z.</p> Anisa Nurfadillah, Nur Khasanah Copyright (c) 2026 JURNAL EKONOMI DAN BISNIS DIGITAL (EKOBIL) http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://jurnal.smartindo.org/index.php/ekobil/article/view/412 Thu, 30 Apr 2026 00:00:00 +0000